“DIWAMENA, PENDATANG DIBUNUH”

Catatan wartawan senior : Asro Kamal Rokan

Ditulis ulang oleh : Muhammad Bahauddin Amin
_______________________________________

Anda yang masih tertawa dengan keluarga anda, masih asik urusin bisnis anda, masih ada makanan di atas meja, masih bisa ibadah santai santai malah bisa dengan tenang jika telat shalat, saya ajak baca tulisan saya sejenak.

Tangan ini selalu mengepal, mata ini selalu basah, kalau lagi dan lagi mendapat info kondisi terkini papua. sebagai orang papua yang sedang dirantau, hati ini selalu geram melihat lembeknya pemerintah yang berlarut larut.

korban jiwa yang berjatuhan semuanya murni karena HAMnya diambil, mereka dibunuh!! negara ini sedang tidak baik. kalau anda kurang update info karena “mungkin” jaringan disana sengaja di matikan lagi oleh “hantu” agar info tidak mudah meluas, saya maklum, tapi saya dan jutaan orang papua lainnya selalu punya cara untuk marah.

Ketika Menko Polhukam Wiranto, Kamis (26/9) terlihat bersemangat dan sangat sibuk mengingatkan akan gelombang baru gerakan antipemerintah –-yang katanya termasuk melibatkan kelompok Islam radikal, petugas medis, dan pendukung sepak bola — maka lihatlah ini: ribuan warga pendatang eksodus, mengungsi, setelah pembunuhan sangat keji di Wamena, Papua.pernyataan beliau seakan memberitahu kita betapa sibuknya pemerintahan kita. konferensi pers hanya untuk menyampaikan dugaan yang entah dapat dari “hantu” mana. saya lebih asik diskusi dengan supir grab daripada mendengar wacana pemerintah saat ini. para elite sangat penuh dengan misteri, GAJE, nggak nyambung dan aneh.

Empat hari sebelumnya, Senin (23/9), gelombang unjuk rasa dan kekerasan melanda Wamena. Korban berjatuhan, dikejar, dibacok, dan bahkan dibakar — seperti bukan manusia.
Soeko Marsetiyo, satu di antaranya. Dokter Puskesmas di Tolikara ini, terjebak gerombolan pengunjuk rasa. Mobilnya dibakar. Soeko keluar dari kobaran api, namun massa sangat biadab, membacoknya. Soeko tewas mengenaskan. Menurut polisi, Soeko meninggal akibat cedera kepala berat, luka bacok, dan luka bakar di bagian punggung.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, dekat

Dokter yang berusia 53 tahun itu tewas di tengah masyarakat yang dicintainya. Sejak selesai masa tugas pegawai tidak tetap (PTT) 15 tahun lalu, Soeko mengabdikan dirinya di daerah-daerah terpencil, menyusuri jalan-jalan yang sulit untuk mengobati anak-anak Papua yang sakit. Dia menyebarkan senyum, harapan, dan masa depan.

Keluarga berupaya membujuknya. Namun dokter yang baik dan santun ini menolak. Alasannya, di Semarang sudah banyak dokter. Sedangkan di Papua, dokter sangat diperlukan, terutama di daerah terpencil. sikap yang mungkin akan dinaggap aneh bagi dokter dokter muda sontoloyo kebanyakan yang hanya mau praktik di tempat mahal dan lingkungan asik.

“Paling tidak, aku bisa berbuat sesuatu di sini,” kata dokter Soeko kepada adiknya, Endah Arieswati di Semarang. Sehari sebelum kematian yang tragis itu, dokter Soeko mengirim pesan pendek (SMS) kepada beberapa keluarga. Isi pesan pendek itu berupa potongan Ayat Kursi.

Di Wamena, pengunjuk rasa membunuh manusia, yang justru sangat mencintai Papua. Tidak saja pada Soeko, tapi juga pada 32 lainnya –yang sebagian besar para pendatang dari Minang, Bugis, Jawa, dan dari wilayah lainnya.

Rumah-rumah, yang dibangun pendatang dengan susah payah, bertahun-tahun, mereka bakar. Tidak peduli ada manusia — seperti juga mereka– di dalamnya. Satu keluarga tewas bersama kobaran api. Saat ini, sekitar 165 rumah dibakar, 223 mobil hangus, sekitar 400 toko juga hangus. Sebanyak 10 ribu orang mengungsi, sekitar 2.500 orang eksodus.

Hasil gambar untuk kondisi wamena(sumber gambar : CNN ID)

 

Tragedi kemanusiaan terburuk ini, seakan terdengar sayup-sayup. Jakarta lebih sibuk mencari cari cara agar ujuk rasa mahasiswa seolah olah ada penunggangnya, terampil membahas kemungkinan gelombang unjuk rasa baru menjelang pelantikan presiden. Jakarta lebih suka mewaspadai penunggang yang akan memanfaatkan tukang ojek, Islam radikal, dan pendukung sepak bola, luput memantau Wamena.

Partai-partai politik juga sibuk mengkalkulasi jumlah kursi menteri yang akan mereka dapatkan. Calon anggota legislatif mematut-matutkan jas untuk pelantikan. Pengusaha menghitung keuntungan dari rencana ibu kota yang akan dipindahkan. Pembantaian di Wamena, seakan tragedi di negara lain yang jauh.

Lihatlah, anak-anak berteriak kesakitan. Kaki mereka tidak cukup panjang berlari cepat untuk menyelamatkan diri. Mereka diseret, dipukuli, dihunjam panah. Setelah itu diam untuk selamanya. Ada yang terpaksa bersembunyi di kandang babi karena dikejar kejar massa. bayangkan anak anda dalam kondisi itu! 4 tahun? 6 tahun? 2 tahun? semua ada disana.

Sri Lestari, pedagang baju keliling asal Solo, berhasil lepas dari maut. Sri berkisah, ketika itu, ia dan sembilan orang lainnya, naik mobil untuk menyelamatkan diri ke Polres Jayawijaya. Di perjalanan, mobil mereka dihadang. Dipaksa turun, diseret, dan dipukuli.

“Mereka menyeret paksa kami keluar dari mobil. Kami diperlakukan seperti binatang. Apa salah kami?” kata Sri, menangis saat diwawancarai kumparan, Rabu (25/9).

“Saya ditusuk di pinggul sebelah kanan, lalu di dada dan dagu. Mata saya juga hampir ditusuk. Saya yakin ini kuasa Tuhan, masih diberi hidup sampai detik ini.”

Sri selamat setelah anggota brimob tiba di lokasi dan melepaskan tembakan. Massa pun bubar. Namun perempuan yang mengenakan hijab ini tak tahu lagi nasib sembilan orang lainnya, termasuk empat anak-anak. Dia hanya ingat teriakan minta tolong dan tangisan anak-anak yang diseret dan dipukul para pedemo.

Kecemasan, ketakutan, seperti wabah yang sangat cepat menyebar. Satu-satu lunglai dan pergi selamanya. Mereka tewas di negara sendiri — negara yang berkewajiban melindungi setiap warga sesuai konstitusi. Negara seakan kehilangan daya, mungkin terlalu lelah memikirkan dirinya, terlalu sibuk pencari penyebab — seperti mencari ketiak ular — mengeluh, menuding, dan gugup.

Di Wamena — bagian dari Indonesia — korban berjatuhan. Orang-orang lari menyelamatkan dirinya, mengungsi di negaranya sendiri. Ini sungguh menakutkan dan dapat berubah menjadi ketidakpastian.

ini semua bukan masalah Pribumi atau pendatang, bukan masalah islam atau kristen. ini murni negara yang bermasalah. saya marah karena negara tidak pernah tuntas ngurusin kelompok kampret bernama KNPB itu (tirto.id/laporan kapolri). Di sana entah menunggu apa. korban berjatuhanpun saat ini mereka tetap santai. sibuk bagi bagi kursi, sibuk cari kambing hitam, sibuk showUp didepan kamera konferensi pers dan ujung ujungnya bawa bahasan sampah untuk kita dengar. muak rasanya!!

sebagai orang papua yang saat ini merantau ke tangerang, saya sampaikan pesan ini dari papua untuk teman teman seindonesia, bahwasanya indonesia saat ini sedang tidak baik baik saja. gempa, karhutla, demonstrasi, korban demonstrasi dan pembantaian dipapua harini, ini sederetan masalah yang terjadi. anda yang dirumahnya aman aman saja lebih baik tidak berkomentar sampah dengan bilang “indonesia aman. jangan dengarkan HOAX!” saya jawab anda “justru anda lah yang HOAX!!”

saya mengajak semuanya untuk mendoakan indonesia segera pulih. update terbaru yang saya dapat kruang dari 20 jam yang lalu dari riaupos.com, lebih dari 8000 orang mengungsi saat ini kelaparan dan kedinginan berada di jayapura. jika anda sulit menjaga mulut dan sikap untuk tetap baik, jika anda tidak punya duit untuk nyumbang, minimal share tulisan dan poster ini. Teman teman Assalam adalah mujahid mujahidah yang terdepan saat ini bergerilya di lapangan. mereka semua ga suka banyak bicara. setahu saya sedari awal mereka bersama TNI yang selalu mengawal korban yang ada dilapangan saat ini, malam ini, detik ini. bantu share poster ini agar anda terlibat membantu warga papua tetap selamat besok atau lusa. jazakallah khair. #MBA

 

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih

 

BAHKAN KUCINGPUN HARUSNYA GEMUK KALAU DEKAT DENGAN MASJID

 

By Muhammad Bahauddin Amin

Bismillah..
diinisiasi dimasjid Raya baiturrohim jayapura 17 agustus 2018 lalu, didukung oleh ODOJ, KHALIFAH ORGANIZER, JPRMI, para pemuda, pengusaha muslim, dan dihadiri oleh da’i nasional ustad Subki al-bughuri (yang sering dinilai oleh netizen sebagai salah satu da’i yang sangat “berisi”/berilmu), wakil walikota jayapura dan ketua JPRMI pusat, gerakan “revitalisasi masjid” coba kami gaungkan kembali dari timur indonesia melalui seminar “islamic finance”. tak lupa kami ucapkan terima kasih juga pada beberapa inspirator karena hal yang sama juga sudah dimotori oleh beberapa asatidz seperti ustad hanan, ustad salim A fillah, kang rendy dan ustad antonio syafii’e sehingga kami pun merasa tergerak dan juga bermimpi ummat islam nanti akan kembali berjaya melalui masjid masjidnya yang hebat.

berangkat dari kegelisahan kami dengan begitu banyaknya masjid kita, begitu banyaknya umat islam yang cinta masjidnya, tapi masjid masih saja beroperasional dengan cara cara yang salah kaprah dan terlajur menjadi sebuah rutinitas.

Bagaimana harusnya masjid berjalan? rosulullah SAW sudah mencontohkan. sehingga masjid bukan saja tempat shalat dan ngaji, tapi masjid menjadi problem solving Centre untuk masalah umat masa kini. kenapa harus kembali kemasjid? karena perpecahan saat ini sering terjadi karena masjid tidak lagi berfungsi dengan benar.

ironi ketika melihat masjid yang begitu banyak dan megah tapi miskin fungsi. bahkan pada basis utama saja gagal misal, karpet dan toilet yg tidak terawat. apalagi mau mikirin pelayanan yang lain.

padahal investasi membangun masjid begitu mahal, tapi umat tidak mencari masjid ketika ada masalah. anda tidak merasa ini adalah masalah? Bisa jadi karena hati kita mulai abai dengan kondisi umat sekarang. Akuilah, perpecahan saat ini sering terjadi karena masjid tidak lagi berfungsi sebagaimana mesti.

Mereka yang butuh pekerjaan, harusnya kemasjid. karena masjid punya info career Centre.

mereka yang belum menikah harusnya kemasjid bukannya ke aplikasi jodoh. karena masjid mengatur dan memfasilitasi proposal hingga walimah. Bahkan seminar pranikah rutin harus dilaksanakan agar mempersiapkan keluraga muda berkualitas dan menghindarkan anak muda kita dari bahaya pacaran

mereka yang butuh modal kerja harusnya ke koperasi masjid, bukannya ke bank. karena masjid adalah tempat umat mempercayakan dana agat dikelola kembali ke umat.

mereka yang ingin meeting Apapun harusnya ke cafe masjid bukannya ke cafe yang bahkan mushallah saja ga punya. karena cafe masjid dikelola bukan hanya baik tapi juga halal. lagian shalatnya tidak telat disela sela meeting karena azan berkumandang, cafe akan break

mereka yang sakit, harusnya ke klinik masjid. karena dokter yang disediakan masjid juga paham syariat dan prinsip tibbun nabawi. Bahkan nonmuslim dilayani di klinik ini.

mereka yang lagi cari sekolah buat anak harusnya kemasjid. karena pengelola sekolah elit dan bergengsi harusnya masjid bukan perorangan atau yayasan. karena dimasjid berkumpul semua ahli pendidikan islam dan psikologi islam. Sejak kapan revolusi umat berawal dari yayasan atau sekretariat? sejarah Peradaban kemajuan islam selalu dimulai dari masjid !!!!

mereka yang ingin belanja bulanan harusnya ke masjid mart. harga sama, barang sama. bedanya belanja dimasjid berarti mengalirkan uang kita pada Ummat dan endingnya memperkaya ummat.

mereka yang ingin investasi harusnya ke masjid, bukannya ke pasar saham .
karena masjid punya banyak lini bursa investasi halal yang masjid kelola bersama jaringan masjid.

mereka yang ingin latihan bela diri harusnya kemasjid. karena islam mewajibkan umatnya sehat dan kuat

mereka yang kelelahan, harusnya kemasjid dan bukan kehotel. karena masjid adalah tempat istirahat terbaik bagi musafir. Sambil istirahat dapat banyak ilmu.

mereka yang tidak punya makanan dan rumah harusnya ke masjid. bukannya ngemis ke lampu merah. masjid harusnya punya solusi agar muslim fakir tidak dipertontonkan didepan umum dan jadi bahan cemoohan dunia. cek siroh bagaimana baginda rosul SAW menyelesaikan masalah kemiskinan dalam hitungan hari dengan cara 1 orang kaya tanggung jawab beberapa orang fakir. apa masjid Sesulit itu mengkoordinir hal ini?

anak anak tidak akan sungkan ke masjid jika ingin bermain. karena masjid punya playgroud dan pengurusnya ga suka teriakin anak anak yang tawanya sangat riang di masjid. ingat pesan muhammad al fatih penakluk konstantinopel, “masa kejayaan islam akan berakhir jika tawa Bahagia anak anak tidak terdengar lagi di masjid”

bahkan kucing liar yang hidup disekitar masjid harusnya tetap gemuk dan ceria. karena pengurus masjid rutin belanja makanan kucing yang harganya kurang dari 30ribu perkilo itu. tidak Jarang saya memungut kucing di masjid yang saya singgahi karena terlihat lemas Dan frustasi, kurus dan serinkali dii usir. padahal bisa saja orang yang mengusir dan menendang kucing Itu zikirnya tidak lebih banyak dari si kucing (QS Al Isro:44)

remaja tidak akan bosan jika berkumpul bersama teman dimasjid. karena masjidnya ada cafe dan wifi. masjid jangan mau kalah sama starbuck Donk… kalau perlu bayar pembuat kopi terbaik untuk kerja di masjid. Apa tidak ada anak muda sholeh kita yang ngerti buat kopi?? Banyak!!!

apakah itu semua sulit dilakukan? saya kiRa tidak. yang dibutuhkan hanya MAU Melayani atau TIDAK Mau melayani. masjid harini sangat disayangi oleh jamaah bahkan yang non muslim pun akan lebih sayang sama masjid kalau masjidnya peduli sekitar.

INGAT.. Masjid tidak akan pernah kekurangan dana asal nilai tambah selalu ada. terbukti masjid bisa punya omset milyar kalau bulan ramadhan. kenapa? karena program nya hidup, nilai tambahnya hidup. diluar ramadhan, suasana masjid kembali jadi aktiftas zombie. miskin program, miskin jamaah apalagi subuh. akibatnya, jamaah jadi menahan diri untuk sedekah.

intinya ikhwafillah.. masjid harusnya ramah untuk semua usia, dan berfungsi maximal untuk ummat. pengurus masjid yang suka numpuk uang di bank riba sementara sekitar masjid banyak jamaah yang lapar, anaknya ga bisa sekolah, istrinya mau lahiran ga ada biaya, terpaksa hutang riba karena modal bisnis habis, artinya pengurus masjid itu tidak amanah.

JPM (jaringan pejuang masjid) adalah wadah ide dan aksi untuk MENGEMBALIKAN kembali masjid ke fungsi awal. fungsi fungsi vital harusnya di jalankan oleh masjid dan bukan oleh perorangan. itu sebabnya REVITALISASI MASJID menjadi agenda utama kami.

kontak kami di 085244443204 untuk bantu masjid kamu kembali ke sunnah operasional yang sebenarnya.

sepakat dengan ini? silahkan share!!

My bible ask me to avoid the usury too

Muhammad Bahauddin Amin menulis di Facebook 19 Oktober 2018

kalau anda alergi dengan islamic Finance, saya ajak anda jalan jalan ke london. di london sudah ada doujon islamic index. base practice dunia sudah melihat bahwa ekonomi syariah adalah alternatif untuk survive dan rescue dari global ekonomic crisis (antonio syafie)

Menurut Yusuf Qardhawi, ekonomi Islam memiliki tiga prinsip dasar yaitu tauhid, akhlak, dan keseimbangan. Inilah yang membuat ekonomi Islam dilirik oleh dunia, baik negara muslim maupun negara non muslim. Pertama melihat dari segi prinsip sudah dijelaskan di atas bahwa ekonomi Islam berasal dari Allah SWT yang telah tertulis dalam Alquran. Yang mana aqidah di sini bukan hanya sekedar pelengkap atau nama saja melainkan benar untuk menyejahterakan manusia. Kemudian akhlak, dalam ekonomi Islam tentu seluruh peraturan dan kebijakan harus melihat dari segi aspek akhlak Islam seperti melarang adanya kecurangan, spekulasi dan akhlak-akhlak individualis yang hanya mementingkan diri pribadi dan mengabaikan etika ekonomi sehat yang menyejahterakan rakyat.

Contohnya prinsip kehati-hatian dalam Islam yang melarang segala bentuk investasi pada hal-hal yang bersifat spekulatif dan tidak jelas, mengingatkan investor kepada prinsip ethical investing. Adapun larangan Islam untuk memakan riba telah mengembalikan hakikat investasi pada konsep risk sharing, bukan risk transfer.

Selanjutnya bisa kita lihat sukuk, salah satu instrumen ekonomi Islam yang sedang mendunia saat ini dan menjadi pilihan bagi negara-negara manapun di seluruh dunia. Sukuk dipandang telah mengembalikan keseimbangan (financial balance), yakni nilai uang yang sungguh merefleksikan nilai aset riil. Ini sesuai dengan QS Al-Baqarah: 275 di mana dijelaskan bahwa ekonomi Islam adalah perekonomian yang berbasis sektor riil. Berbeda dengan ekonomi kapitalis yang menjadikan sektor moneter sebagai tulang punggung perekonomian yang padahal di sinilah terjadi banyak spekulasi-spekulasi hingga terjadi kecurangan dan ketidakseimbangan perekonomian.

Dalam ekonomi Islam kepemilikan individu dibatasi oleh kepemilikan negara dan kepemilikan umum. Individu tidak diperbolehkan memiliki harta yang terkategori kepemilikan negara dan umum. Tanpa aturan kepemilikan dalam Islam, pertumbuhan disektor riil sendiri tidak akan memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat secara adil. Ini disebabkan hasil-hasil ekonomi dan sumber daya terfokus kepada pemilik modal. Sebaliknya semakin didorong pertumbuhan ekonomi, eksploitasi terhadap masyarakat dan sumber daya alam semakin besar.

Ketimpangan dan masalah distribusi kekayaan merupakan penyakit kronis ekonomi kapitalis. Menurut Human Development report, 20% penduduk paling kaya menghasilkan ¾ kekayaan dunia, sedangkan 40% penduduk paling miskin hanya menghasilkan 5% pendapatan dunia. Dalam laporan FAO menyebutkan bahwa sekitar enam juta anak meninggal setiap tahunnya dikarenakan kelaparan. Hal ini diakibatkan dari kurangnya pemerataan distribusi kekayaan dan tidak diaturnya hak kepemilikan yang menyebabkan Negara menjadi mandul. Permasalahan kelaparan, kematian dan kesenjangan sosial semakin meningkat terutama bagi negara-negara berkembang. Diperkirakan kematian terbanyak dialami daerah Pasifik Barat (264 ribu jiwa), Cina (248 ribu jiwa), dan India (136 ribu jiwa).

Pergerakan sektor riil saat ini masih dikuasai segelintir orang saja khususnya Multinasional Corporation. Multinational Corporation memonopoli perekonomian di seluruh dunia dari hulu ke hilir hingga asetnya melebihi PDB sebuah negara. Dengan mendorong sektor riil dunia berdasarkan prinsip ekonomi Islam maka akan mencapai keadilan karena setiap pertumbuhan sektor riil diimbangi dengan distribusi kepemilikan yang adil sehingga masyarakat memiliki kebebasan untuk mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara dalam bidang ekonomi.

Hal yang paling menonjol dalam ekonomi Islam adalah di mana ekonomi Islam menjunjung tinggi harakat dan martabat manusia dan mengutamakan keadilan. Sekarang dan ke depannya saya yakin ekonomi Islam akan menjadi dan terus menjadi tren dunia. Dikarenakan manusia sudah lelah dan bosan akan ekonomi kapitalis yang sebenarnya banyak merugikan dan mementingkan diri sendiri. Manusia akan kembali kepada fitrahnya sebagai makhluk sosial dan tidak akan merasakan kepuasan dengan hanya terus menumpuk harta karena tidak ada unsur keberkahan di sana. (dakwatuna. com)

Contoh kecil ekonomi Islam menjadi tren dunia saat ini Dilansir dari opini Dian Handayani, Saat ini negara-negara dunia terkecuali negara non-Muslim, saling berlomba untuk menjadi Islamic Financial hub di wilayah regional masing-masing. Salah satunya adalah Inggris yang memang sejak lama telah memperlihatkan dukungan nyata bagi perkembangan ekonomi Islam dinegaranya, secara tegas menyatakan bahwa penerbitan sukuk perdana yang dilakukan 2014 silam merupakan bagian dari rencana jangka panjang mereka dibidang ekonomi untuk menjadikan Inggris sebagai pusat sistem keuangan dunia serta pusat keuangan Islam barat. Begitupun dengan negara-negara lainnya seperti Singapura, Hong Kong dan negara lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi Islam semakin diminati dan menjadi tren dunia.

terakhir..
mari kenalan dengan seorang pengikut anglikan church beragama kristen bernama michael henlen.

beliau ternyata adalah presiden direktur dari islamic bank of briton. ketika ditanya kenapa dia mw terima tanggung jawab sebagai CEO dari bank islam? beliau menjawab “my bible ask me to avoid the usury”

MBA