APA SOLUSI TERBAIK UNTUK YANG BUTUH UANG?

© Herreid | Dreamstime.com - Empty Wallet Photo
By Muhammad Bahauddin Amin

Islam adalah agama yang melarang riba dan menghalalkan jual beli. kenapa? karena Bank ataupun lembaga keuangan riba lainnya menggunakan uang sebagai komoditas yang berkibat bukan hanya membuat nilai mata uang turun tapi juga membuat orang banyak tersiksa tapi menguntungkan segelintir orang.

Kita pelajari dulu sejarah uang. dahulu orang menggunakan cara barter untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. tapi cara ini bermasalah dikemudian hari karena barang yang ditukar belum tentu bernilai sama dengan barang yang diinginkan. sehingga butuh alat nilai tukar yang presisi.

Maka digunakanlah emas sebagai alkat tukar. di makkah jaman nabipun menggunakan emas (dinar) dan dirham (perak) sebagai alat tukar. apakah ini efektif?

jawabannya adalah sangat efektif. karena emas memiliki nilai intriksik yang maximal. jangankan emas; kambing dan beraspun memiliki nilai intrinsik. berbeda dengan uang kertas yang kita pegang saat ini, sama sekali tidak ada nilai intriksiknya karena memang secara fisik uang kita adalah kertas biasa. maka terjadilah INFLASI. tapi karena dicetak oleh lembaga kredible kertas tadi disulap seolah2 menjadi sama nilainya dengan emas. hebat kan?

LANJUT lagi setelah periode perdagangan menggunakan alat tukas emas tadi. para bangkir zaman old melihat ini sebuah peluang karena keamanan mereka yang memiliki banyak emas sangat rendah. sehingga mereka menawarkan jasa penitipan emas dengan mengeluarkan surat hutang senilai emas yang ada. saat itulah uang kertas pertama kali digunakan. kertas yang dibuat senilai dengan jumlah emas yang disimpan. apakah ini efektif?

jawabannya adalah tidak. belakangan setelah para bangkir jaman old melihat peluang ini sangat menguntungkan mereka tidak lagi mengeluarkan uang berdasarkan cadangan emas yang ada. uang terus saja dicetak, terus saja dikucurkan kepada nasabah kredit.

bankir jaman now menjadikan kredit dan kredit card sebagai cara terbaik untuk mengumpulkan lebih banyak uang karena 85% jebakan hutang ini selalu berhasil membuat mereka tambah kaya lewat sita aset. ngerti kan?

kenapa bisa inflasi? karena uang yang kita kenal saat ini sebenarnya adalah bukan uang. uang = money adalah benda yang memiliki nilai intrinsik (emas, perak, kambing dll). sementara uang kertas yang kita pegang adalah mata uang = currency.

currency selalu berubah tiap periode, menyebabkan harta kita makin lama makin sedikit. tahu2 kita ditabrak olehnya ketika mw beli barang “lho kok harganya naik?”. udah sadar?

juga karena uang tidak lagi dibackup dengan emas. mereka mencetak uang tanpa modal lagi saat ini. membuat peredaran uang menjadi sangat tinggi padahal itu sebenarnya adalah hutang. nah disini muncul inflasi = penurunan nilai mata uang. menguntungkan mereka yang punya hak nyetak duit tapi merugikan banyak orang.

laporan dewan gubernur federal reserve jumlah dollar yang beredar 2017 adalah
$1,4Triliun, sementara cadangan emasnya hanya $11M. amerika hanya punya cadangan emas 0,8% dari jumlah duit yang beredar.

laporan keuangan BI 2014 jumlah rupiah yang beredar Rp 586,7Triliun sementara cadangan emas hanya Rp36,7Triliun artinya cadangan emas Bank Indonesia hanya 6,3% dari jumlah emas yang ada. sudah ngerti kenapa bisa inflasi? lantas kenapa emas tahun 1990 beda harga dengan 2010? bukannya harga emas yang naik. tapi nilai mata uang kita yang turun karena jumlah uang yang beredar bukanlah uang yang dibackUp dengan emas. tapi hanya mata uang yang nilainya bisa berubah terus nilainya, lebih parah lagi juga karena uang kita sekarang hanya berbahan kertas.

jadi system keuangan kita saat ini sama sekali tidak berhubungan antara emas dan cetak duit seperti tujuan bank dulu didirikan. apa solusinya??

tulisan kali ini tidak saya singgung soal RIBA dan bahayanya. saya kira itu sudah bisa teman2 temukan dengan mudah di tulisan2 saya terdahulu ataupun googling tentang bahaya dan dosa riba.

tapi yang ingin saya share adalah bagaimana kita bisa membangun dan menyadari system keuangan pribadi yang sehat. pengalaman saya berbisnis 10 tahun (banyak bangkrutnya) mudah2an bisa jadi bahan pelajaran yang bagus buat saya pribadi.

lalu apa solusi islam untuk orang yang butuh dana? jawabannya adalah JUAL BELI alias DAGANG. bukan pinjam meminjam. karena proses pinjam menjadikan uang sebagai komoditas yang mengakibatkan kerugian besar menunggu si peminjam (inflasi dan riba). sementara jual beli = dagang justru menumbuhkan ekonomi karena tiap pribadi dituntut untuk produktif sehingga menciptakan perputaran uang dari jual beli. bukan perputaran uang dari uang. ini yang membuat saya sangat kagum dengan system keuangan syariah.

hadist riwayat muslim no 1587 disebutkan bahwa beberapa komoditi seperti; emas, perak, gandum, kurma dan garam adalah halal ketika diperjual belikan dengan cara barter asal memenuhi dua syarat. yaitu tunai dan sama jumlah/takarannya wlwpun ada perbedaan mutu. itu yang membuat harga emas sampai harini tetap baik dan sebenarnya sama dengan jaman dulu. hanya nilai mata uang kita saja yang turun makanya emas terasa naik terus. apa hikmahnya?apakah islam mengabaikan kualitas? islam mengatur bahwa agar aktifitas jual beli lebih diutamakan karena melibatkan banyak orang (manfaat). dan juga agar tidak terjadi monopoli barang2 penting ini.

mari kita lihat ciri2 bisnis sehat secara keuangan.
1. tanpa pinjaman
2. butuh waktu
3. modalnya terus bertambah

kita bahas satu2.
1. tanpa pinjaman. kenapa ini lebih sehat? karena jika meminjam anda harus bayar cicilan tiap bulan. padahal anda tidak tahu ada satu waktu usaha anda akan lelah membayar cicilan (pasar sepi order) sehingga anda gagal kredit. lalu tanpa pikir panjang ambil lagi cicilan ringan untuk nutup hutang. karena pikirannya hanya terbatas di cicilan. bisnis menjadi tidak kreatif akrena cuma mikirin angka cicilan 8 juta misalnya. padahal klw tidak ada cicilan kreatifitas bisa saja menajadi sangat liar kan? bisa 50juta atau 100 juta omset. ini jebakan batman yang membuat anda terus2an ada disana.

bandingkan jika anda beli stok baju secara cash. ketika pasar sedang lesu, stok baju anda tinggal disimpan. menunggu pasar kembali normal. anda tidak dipusingkan dengan cicilan.

2. bisnis besar butuh waktu, benar? itu sebabnya modal kecilpun g masalah ketika anda putar dengan baik maka akan menjadi besar dan sehat karena cash. pernah dengar hasil survey yang menyatakan 80% bisnis baru akan tutup di tahun ke3? ini karena pertumbukan mereka terlalu cepat dengan suntikan dana lagi, suntikan dana lagi

3. modal bertambah yang dimaksud adalah murni karena putaran. bukan suntikan. jelas kan?

tulisan ini bukan untuk mendeskritkan bank atau lembaga apapun. murni sebagai bentuk kepedulian saya dan teman2 untuk edukasi teman2 agar mengatur keuangan kita lebih baik, dan cerdas menjaga uang kita.

sebagai penutup, ijinkan saya memberi saran terbaik versi saya;
1. tarik sebanyak mungkin uang anda dibank selagi masih ada, karena anda tidak pegang fisiknya kan? hanya pegang buku tabungannya doank. lalu belikan benda dengan nilai intrinsik terbaik = emas. apa dosa kita simpan uang 100juta lalu 10 tahu lagi nilainya sisa 1/2nya? klw maling mungkin akan digebukin. tapi mereka yang membuat system riba bisa mengambil uang anda kapan saja tanpa ketahuan. kecuali uang anda dalam bentuk emas. subhanallah nilai emas sampai harini tetap sama sejak lebih dari 14 abad lalu. karena allah maha adil yang menjaganya.
2. hindari meminjam uang jika butuh uang. lakukanlah perdagangan untuk menghasilkan uang. ini jauh lebih logis, sehat dan aman untuk anda.
3. jika terpaksa dan butuh modal, lakukan akad tanpa riba. apa itu? investor yang meminjamkan uang pada anda harusnya siap menerima resiko rugi dan untung. didunia anak2 startUp investor ini dikenal dengan istilah “angel investor”. apakah mereka ada? banyak guys. karena biasanya mereka ini adalah pemilik modal yang menyadari bahwa akan ada the next google, the next lazada dll yang klw mereka terlibat diawal, mereka akan untung sekali dimasa depan. tapi juga mereka siap rugi.
4. jika terpaksa kredit untuk memiliki rumah dan kendaraan, lakukan akad tanpa riba pada lembaga yang menyediakan. dijayapura setahu saya sudah ada developer syariah yang memudahkan anda memiliki rumah dengan cicilan lebih murah dari bank dan juga anda uang anda 100% aman. jika gagal kredit, uang anda dikembalikan 100%. apakah developernya rugi? tentu tidak karena rumah yang sudah naik harganya itu akan dijual lagi. kelebihan penjualan (jika ada) justru adalah hak anda kembali. asik? tertarik dengan info ini? saya punya ebook menarik silahkan klik link ini >>> https://goo.gl/CcVV3W

semoga tulisan ini bermanfaat. share jika jika anda rasa sodara anda butuh juga untuk disadarkan.
ada film animasi pendek subtitle indo yang cukup menarik untuk anda tonton untuk lebih memudahkan memahami system yang terjadi saat ini >>> https://youtu.be/-ewa2Uo5KhQ

#SalamCash
MBA