Menuju Launching NOWCAN April 2017 By Muhammad Bahauddin Amin

brosur user - Copy

Ceritanya 8 bulan ini selain disibukkan aktifitas kuliah di karawaci, saya juga disibukkan mendampingi istri Astri Hamma membangun brand barunya Noken Nowcan di Jayapura Papua. walau awalnya lambat progressnya karena kesibukan urus anak dan bisnis lainnya. maklum tahun ini tahun terberat kami karena me-reset semua bisnis kami untuk hijrah dari RIBA. makanya dari awal kami diskusi gila2an untuk serius.

Coba sj anda bayangkan jika anda bangun bisnis belum setahun sudah bangkrut…krik..krik..krik (suara jangkrik)

Sejak awal ide Noken Nowcan digagas 8 bulan lalu adalah untuk menyerap sebanyak mungkin pencari kerja. sebuah IDE yang kami harap g hanya bisa berdayain ratusan, kalau perlu ribuan orang anak muda hebat di Papua.

Bayangkan saja, jika tiap anak muda di papua bisa punya penghasilan minimal 2juta perbulan?

Bayangkan juga jika ribuan tukang ojek bisa senyum lebar tiap hari karena penghasilan mereka meningkat g karuan cuma karena Gabung Noken Nowcan

Lihat juga bagaimana mereka yang pusing mencari kerja akan hilang gundahnya jika Gabung di Noken Nowcan sekarang.

Dan terbukti belum launching saja, kami sudah kwlahan cetak formulir pendaftaran. parahnya lagi karena tidak semua pendaftar kami terima. apalagi perndaftaran di Noken Nowcan GRATIS sampai 1 april 2017. akhirnya kami arahkan saja mereka yang mw daftar untuk download formulir onlinenya di link ini
https://goo.gl/V5FnNt . atau add WA 0852 4444 3204 biar kami lebih mudah urus pemberkasan.

Banyak yang ingin tahu Kenapa tidak semua pelamar diterima? Prioritas Noken Nowcan adalah kemudahan bagi customer dalam bertransportasi aman dan murah. semua driver kami bersertifikasi, teruji dan terdaftar. layanan Noken Nowcan 24 jam 100% aman. seluruh reservasi terpantau oleh aplikasi. sangat mudah mengetahui jika ada salah satu driver kami bersikap tidak nyaman pada pelanggan.

Tidak hanya itu, kami juga gandeng ratusan UKM lokal dalam dan luar Papua untuk berjualan di toko online Noken Nowcan. Membuat iklim belanja lebih aman dan menyenangkan. siapa saja bisa dengan mudah berjualan apa saja di Noken Nowcan dengan download formulir disini https://goo.gl/V5FnNt dan BOOM…siapa saja bisa langsung punya toko.

Pembeli pun 100% digaransi barang baru atau uang kembali. asal tahu saja, penjual tidak akan dibayar oleh Noken Nowcan kalau barang tidak sesuai gambar atau cacat. penjual wajib bertanggung jawab sampai customer puas.

IDE Noken Nowcan bukanlah sekedar karena ikut2an seperti yang lain karena ramainya bisnis ini di belahan indonesia barat, tapi kami bekerja keras agar ide ini bisa diadaptasi baik di papua. dan bukan kebetulan saya dan istri sudah biasa di KEPO-in dan di LATAH-in sama pesaing. beberapa ide bisnis kami biasanya akan di buat tiruannya. kenang punya kenang 2013 lalu nasi kuning onigiri sebelum didaftar di HKI (hak kekayaan intelektual) Logo lamanya di pakai di 3 tempat jualan nasi kuning di jayapura. tapi ya tetap saja, fokus pada kualitas diri… yang lain akan capek juga ngikutin kita dan akhirnya tahu sendiri lha.. 🙂

Cukup lelah..
TIDAK KURANG DARI 150 kali wawancara driver online lapangan di LEBIH DARI 11 kota dari jakarta-depok-tangerang-bekasi-bandung-hingga Jogja dilakoni owner Muhammad Bahauddin Amin. Men-list berbagai macam rencana, strategy, dan penyesuaian serta penyempurnaan agar Noken Nowcan bisa diadaptasi di papua. ini bukan perkara profit, bukan juga perkara ikut-ikutan, tapi perkara NIAT, SIKAP dan MANFAAT.

TIDAK KURANG DARI 7 bulan waktu pengerjaan aplikasi oleh konsultan terbaik yang kami amanahi rencana gila ini.

TIDAK KURANG DARI 100 responden dipapua dijangkau team kami demi mendapat masukan tentang expektasi apa yang mereka inginkan dari Noken Nowcan nantinya.

Dan akhirnya, sampai pada detik2 launching. 1 april 2017 nanti. tapi ya gitu, tetap saja khawatir. karena bukan tidak mungkin jika selalu saja ada tantangan jika anda misalnya berniat bantu banyak orang. right??

anda merasa ide ini bisa bantu orang banyak?share!!

MBA-march’17

Comments are closed.